Kamis, 28 September 2017

Kamis, 28 September 2017 - Oleh BPTU-HPT Pelaihari - Kategori
Gubernur beserta jajarannya dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya

Kamis, 28 September 2017, bertempat di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan telah diadakan perhelatan akbar menyambut keberhasilan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting "UPSUS SIWAB" berupa Gebyar Siwab dan panen pedet 2017. Sebanyak 2.317 ekor sapi dihadirkan pada acara tersebut, yang terdiri dari dominasi sapi betina indukan, pedet dan pejantan. Kegiatan Gebyar SIWAB dan Panen Pedet yang dilaksanakan di Kabupaten Tanah Laut di mana merupakan salah satu daerah penyumbang ternak sapi lokal. Setiap Tahun, Kabupaten Tanah Laut mampu mengeluarkan ternak sekitar 8 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri. Acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H beserta jajarannya ini diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan apresiasi dan stimulasi atau akselerasi spirit kepada para peternak dan petugas peternakan dalam mencapai target UPSUS SIWAB 2017.

Berbagai ras sapi dihadirkan dalam acara Gebyar Siwab

Gubernur Kalimantan Selatan meninjau proses Inseminasi Buatan

Pada  kesempatan tersebut Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H melakukan inseminasi buatan atau praktek suntik kawin indukan sapi milik warga desa setempat. Beliau berharap, Upsus Siwab di Kalsel dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan ketersediaan daging sapi di daerah tersebut.

Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H menyampaikan akan pentingnya UPSUS SIWAB sebagai promotor keberhasilan peternakan Indonesia dan Kalimantan Selatan pada khususnya

Secara terpisah, Direktur Pakan dari Direktorat Pakan Dirjen PKH Kementerian Pertanian RI Ir. Rr. Sri Widayati, MM sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi sapi potong.


Direktur Pakan Ir. Rr. Sri Widayati, MM melaporkan perkembangan UPSUS SIWAB Nasional


Ibu Direktur juga menjelaskan, di tengah-tengah keterbatasan anggaran Pemerintah, maka pelaksanaan kegiatan Upsus Siwab dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang lebih banyak melibatkan peran aktif masyarakat. Tuntutan atas capaian kinerja program dan kegiatan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, utamanya produksi daging sapi/kerbau, semakin tinggi. Oleh karena itu, salah satu cara yang ditempuh untuk mempercepat peningkatan populasi sapi dan kerbau di Indonesia yang saat ini sekitar 13,5 juta ekor adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya di dalam negeri.
Keberhasilan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, utamanya UPSUS SIWAB, merupakan tanggung jawab bersama dan merupakan cerminan eksistensi Ditjen PKH dalam memenuhi ekspektasi harapan peternak.  Untuk Itu, saya meminta komitmen dan dukungan dari seluruh stakeholder untuk dapat mewujudkannya”, tambahnya.  
Peternakan rakyat telah memberikan kontribusi penting dalam penyediaan pangan hewani asal ternak. “Struktur usaha peternakan di Indonesia sampai saat ini lebih banyak didominasi oleh peternakan rakyat dengan penerapan teknologi yang minimal, untuk itu perlu adanya intervensi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar memberikan pengenalan dan pelayanan yang optimal terhadap masyarakat dalam penerapan teknologi”, himbau Ibu Direktur.
Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan kegiatan Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna yang merupakan pilihan utama untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan IB, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak.

H. Sahbirin Noor, S.Sos, M.H memberikan penghargaan pada salah satu Inseminator terbaik Provinsi Kalimantan Selatan

Sementara itu Bupati Tanah Laut H. Bambang Alamsyah meminta kepada peternak sapi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Takisung, untuk mengurus dan merawat sapinya dengan baik." Kita sudah menjelaskan ke pihak Pemerintah Provinsi yang mana peternak di Tanah Laut sudah baik dalam mengurus ternak sapinya. Kita juga sudah mengupayakan ke pihak pemerintah pusat meminta bantuan dalam bentuk ternak sapi. Pemerintah Pusat meminta lahan untuk pengembangan ternak sapi di Kabupaten Tanah Laut seluas 1000 Ha," jelasnya.


Informasi dan Publikasi lainnya dapat anda lihat selengkapnya di Publikasi Lainnya >>
  • Pengumuman Pengadaan Barang & Jasa
  • ~ Untuk mendapatkan resolusi dan tampilan terbaik kami sarankan menggunakan browser Mozila Firefox atau Google Chrome ~