Minggu, 24 September 2017

Minggu, 24 September 2017 - Oleh BPTU-HPT Pelaihari - Kategori
Intensitas peternakan di Perbatasan Negara mendapat perhatian serius dari Kementerian Pertanian RI.
Bapak Menteri Pertanian RI rupanya memberikan perhatian sangat serius tentang populasi Kerbau di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan saat Ini. 
Pejabat-pejabat penting berkenaan yang membidangi ternak besar khususnya kerbau dikirim ke Krayan untuk melakukan berbagai upaya yang terencana dalam satu RoadMap.
Sebagaimana yang dilaporkan oleh Camat Krayan, Bapak Helmi, mewakili Camat lainnya di wilayah Krayan. Bahwa foto-foto dibawah ini adalah kegiatan dalam rangka pengembangan dan peningkatan populasi kerbau Krayan.
Nama kegiatan Ini adalah Integrasi Padi dan Kerbau di Wilayah Perbatasan mendukung UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi /Kerbau Indukan Wajib Bunting).
Seperti diketahui bahwa produktivitas lahan pertanian organik Beras Adan Krayan sangat dipengaruhi oleh populasi kerbau. Karena selama ini di daerah setempat terdapat budaya untuk melepas Kerbau ke dalam sawah setelah panen. Kerbau yang dilepas akan memanfaatkan jerami padi sebagai pakan. Sehingga petani tidak kesulitan mencarikan pakan untuk Kerbau. 
Sebaliknya, kerbau-kerbau yang masuk ke sawah juga membuang kotorannya di sawah yang akan mengkondisikan tanah menjadi subur kembali.
Sehingga pengimbangan populasi kerbau bisa dikatakan sangat terkait kuat dengan upaya peningkatan produksi beras Krayan serta pendapatan dan kesejahteraan petani di 5 kecamatan dataran Krayan. Karena di wilayah ini memiliki karakteristik dan budaya yang sama yaitu adanya integrasi antara pola ternak Kerbau dan budidaya Padi Organik. Pola ini sangat unik dan sudah menjadi kearifan lokal secara turun temurun.
Dalam rangka itu telah hadir di Krayan:
1. Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
2. Kepala BPTP Samarinda, Kalimantan Timur.
3. Perwakilan Balai Litbang Peternakan, Kementan.
4. Perwakilan dari BIB Lembang, Jawa Barat
4. Perwakilan BPTU-HPT Pelaihari, Kalimantan Selatan.
5. Prof. Kurnia dari Komisi Ahli Kesehatan Hewan dan Perbibitan.
6. Perwakilan Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara.
7. Perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan.
Pada Bulan September ini telah dilaksanakan road map Tahap II, yang diprioritaskan pada capaian akseptor IB, manajemen kesehatan hewan, perbaikan kualitas pakan dan aplikasi penanaman tanaman pangan bermutu serta aplikasi isikhnas.



Paparan mengenai HPT oleh Staff BPTU-HPT Pelaihari



Pelatihan Penanaman Bibit Pakan




Seleksi Akseptor IB pada Kerbau




Manajemen Kesehatan Hewan pada Kerbau




Seleksi Akseptor IB pada Induk Kerbau
Informasi dan Publikasi lainnya dapat anda lihat selengkapnya di Publikasi Lainnya >>
  • Pengumuman Pengadaan Barang & Jasa
  • ~ Untuk mendapatkan resolusi dan tampilan terbaik kami sarankan menggunakan browser Mozila Firefox atau Google Chrome ~