Kamis, 02 November 2017

Kamis, 02 November 2017 - Oleh BPTU-HPT Pelaihari - Kategori


Pelaihari, salah satu tujuan dari kegiatan pengolahan hasil peternakan adalah peningkatan nilai tambah dari hasil peternakan dengan pengolahan lebih lanjut dan pemanfaatan teknologi. Kambing Peranakan Ettawa dipelihara selain untuk menghasilkan produk utama berupa bibit ternak, juga dapat dimanfaatkan sebagai penghasil susu. Susu kambing selama ini dijual kebanyakan dalam bentuk susu segar, pengolahan susu kambing salah satunya menjadi kefir, akan meningkatkan nilai tambah dari susu kambing tersebut.
            Kefir adalah pangan fungsional simbiotikdari susu yang memberikan manfaat untuk tubuh. Pangan fungsional artinya pangan yang memiliki khasiat lebih dari nutrisi yang dikandungnya,sedangkan simbiotik punya arti sebagai perpaduan antara probiotik (mikroflora bermanfaat) dengan prebiotik (bahan penyedia nutrisi untuk mikroflora). Kefir memiliki manfaat untuk: sumber nutrisi yang lengkap, perbaikan pencernaan, antibiotik alami, detokfisifikasi, dll. Macam dari kefir antara lain kefir prima (tingkat keasaman sedang), kefir bening (cairan isotonik), kefir optima (hasil fermentasi normal), kefir prima super (tambahan 15% kolustrum) dan kefir kolustrum (hasil perahan susu 2 minggu pertama setelah melahirkan). Kandungan gizi kefir hampir sama dengan gizi susu bahan kefir.
Kelebihan kefir dibandingkan dengan susu segar adalah asam yang terbentuk dapat memperpanjang masa simpan, mencegah pertumbuhan mikroorganisme pembusuk sehingga mencegah kerusakan susu, dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme patogen sehingga meningkatkan keamanan produk kefir. Bakteri asam laktat dalam kefir mempunyai berbagai manfaat untuk kesehatan seperti probiotik yang dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit saluran pencernaan, karena bakteri asam laktat memproduksi senyawa antimikroba, antara lain bakteriosin, hidrogen peroksida, dan berbagai antibiotik. Kandungan gizi kefir sama dengan kandungan gizi susu, kaya akan kalsium, asam amino, magnesium, vitamin dll.
BPTU-HPT Pelaihari pada tanggal 2 November 2017 mengadakan pelatihan pengolahan susu kambing menjadi kefir dan kosmetik. Pelatihan dipandu oleh ibu Ai Ratna Suminar, S.Pt dari Perwira Kefir Klaten Jawa Tengah dan dihadiri sejumlah 30 orang peserta pelatihan terdiri atas pegawai dan Darma Wanita BPTU-HPT Pelaihari, tamu undangan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, PT Arutmin Kintap dan umum. Pelatihan dibuka oleh Kepala BPTU-HPT Pelaihari, drh Gigih Tri Pambudi, MM., dilanjutkan dengan pemaparan dari narasumber tentang kefir dan dilanjutkan dengan praktek pengolahan susu kambing menjadi kefir an kosmetik. Praktek pembuatan kefir dan kosmetik juga dihadiri Ibu Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, drh. Suparmi M.Si.,. Antusiasme dan semangat peserta pelatihan mengikuti praktek pengolahan susu kambing sampai dihasilkan produk kefir yang dapat dicicipi seluruh peserta pelatihan seperti minuman king mango kefir, oreo cream, dll
Semoga pelatihan seperti ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah hasil peternakan dan di kemudian hari dapat menyelenggarakan pelatihan untuk pengolahan hasil peternakan yang lainnya seperti daging, telur, pupuk dll
 Salam
(sumber The Miracle of Kefir oleh Perwira Kefir)
-imunggulabrianto-
Informasi dan Publikasi lainnya dapat anda lihat selengkapnya di Publikasi Lainnya >>
  • Pengumuman Pengadaan Barang & Jasa
  • ~ Untuk mendapatkan resolusi dan tampilan terbaik kami sarankan menggunakan browser Mozila Firefox atau Google Chrome ~