Jumat, 25 Mei 2018

Jumat, 25 Mei 2018 - Oleh BPTU-HPT Pelaihari - Kategori
                      Keseimbangan pakan, air murni dan udara adalah elemen penting untuk kesehatan hewan yang optimal dan produktivitas maksimum. Hal lain yang diperlukan diantaranya adalah kondisi padang rumput yang baik, bila hewan dipelihara di bawah kondisi intensif, makanan suplemen, ventilasi bangunan yang baik, cukup exercise, terpapar sinar matahari yang cukup, alas kandang yang baik dan kebersihan lingkungan yang bebas dari kontak penyakit.
                      Apabila hewan dipelihara di bawah kondisi tropis dengan panas yang tinggi, bangsa sapi eksotik dari negara asal dengan temperatur sedang (seperti Friesien holstein) dapat dilengkapi dengan kipas angin dan secara reguler dimandikan dengan sprayer untuk mempertahankan tetap berada dalam keadaan dingin.
                      Ciri hewan yang sehat dapat dilihat dari berbagai aspek antara lain, kesigapan, keaktifan, sadar akan keadaan sekitar dan dapat berjalan dengan mudah dan dengan langkah yang teratur, mata bersinar, terbuka lebar dan tanpa kotoran (discharge) pada bagian sudut, telinga berdiri, bergerak cepat ketika menunjukkan reaksi terhadap parasit luar (lalat) dan terhadap suara yang asing. Ekornya bergerak menebas lalat, kulitnya halus mengkilap, hal ini berkaitan dengan rambut yang pendek dari sapi jenis zebu dan bangsa asli Afrika. Di beberapa daerah bangsa tertentu akan tumbuh bulu panjang kasar di waktu musim dingin tetapi tidak kusam seperti pada hewan sakit atau dalam kondisi kesehatan yang tidak optimal. Dalam keadaan berdiri akan seimbang pada keempat kakinya dalam posisi santai dengan level punggung yang rata. Dalam posisi ini pernafasan akan berjalan dengan ritme yang teratur dengan rata-rata pernafasan 10-30 kali setiap menit. Bila hewan terkena penyakit maka akan bernafas lebih cepat. Jantung secara normal berdenyut dari 40-60 kali setiap menit dan dapat didengar dari jantungnya sendiri atau dirasakan dari denyut nadi hewan.
                     Faktor terpenting dalam pemeliharaan ternak yang baik adalah penyediaan pakan berkualitas tinggi untuk hewan baik yang dipelihara secara intensif (sapi untuk produksi tinggi) maupun ekstensif pada tanah penggembalaan. Pakan untuk hewan harus cukup jumlahnya dan berkualitas baik. Bahan pakan dari daun-daunan harus mengadung cukup dari nutrisi antara lain karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin (nutrient), air dan serat. Serat kasar memiliki nilai pakan hanya untuk hewan ruminansia. Hewan mengambil pakan untuk penggunaan karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitaminnya. Dalam keadaan tertentu diperlukan penambahan garam dan mineral tertentu. Pakan yang bernilai gizi tinggi adalah yang mengandung nutrisi tinggi. Dan pakan dengan nilai gizi rendah merupakan pakan yang rendah dalam kadar nutrisi. Karbohidrat adalah zat makanan yang mensuplai hewan dengan panas dan energi. Bijian tanaman seperti jagung, sorgum, gandum, oat dan sebagainya berisi 65-75% karbohidrat. Protein yang dibentuk oleh tanaman terdiri atas sejumlah asam amino esensial yang merupakan dasar dari semua bahan kehidupan. Tubuh hewan menggunakannya untuk membangun semua bagian lunak dari tubuhnya dan prekursor enzim serta hormon.
                     Di banyak negara berkembang sapi harus berebut merumput dalam periode yang lama saat musim kering. Pada saat inilah rumput kurang kandungan protein, yang berakibat memperlambat pertumbuhan dan pembentukan otot serta menurunkan produksi termasuk wool dan rambut. Hewan memamah biak dapat mengatasi kekurangan protein sampai tingkat tertentu karena adanya jasad renik dalam rumen yang mampu mencukupi kebutuhan protein sendiri. Tanaman leguminosa seperti alfalfa bermanfaat karena memiliki 15-25% protein termasuk berbagai macam variasi jumlah mineral dan vitamin. Tanaman juga berisi lemak, biji kapuk, kacang tanah dan biji bunga matahari berisi 20-40% lemak. Hewan menyimpan lemak pada tubuhnya dan bila perlu dapat diubah kembali menjadi karbohidrat dan air untuk kebutuhan panas dan energi. Mineral yang diperlukan oleh hewan adalah yang diserap oleh tanaman dari tanah. Ini dipergunakan oleh tubuh hewan untuk membangun tulang, otak dan syaraf. Apabila tanah dan tanaman kekurangan mineral tertentu seperti kalsium, fosfor dan tembaga maka dapat berakibat sakit. Vitamin ada pada tanaman dalam jumlah yang terbatas. Beberapa vitamin dapat dibuat dalam rumen pada sapi. Vitamin ini penting untuk kesehatan dan kehidupan namun tidak mensuplai kalori atau energi untuk tubuh sebagaimana halnya dengan karbohidrat. Pakan biasanya secara umum mengandung sejumlah vitamin yang diperlukan untuk tubuh hewan. Walaupun demikian, di negara di mana hewan hanya tergantung pada rumput, ketika terjadi musim kering yang panjang, hewan dapat menderita kekeurangan vitamin A dan E. Bila hewan dikandangkan dalam waktu yang lama dan tidak diberi ransum yang seimbang maka dapat mengakibatkan terjadinya avitaminosis.
Informasi dan Publikasi lainnya dapat anda lihat selengkapnya di Publikasi Lainnya >>
  • Pengumuman Pengadaan Barang & Jasa
  • ~ Untuk mendapatkan resolusi dan tampilan terbaik kami sarankan menggunakan browser Mozila Firefox atau Google Chrome ~